03 November 2008

KUPIKIR

Aku pikir diri ini sudah kembali...
Aku pikir jiwa ini telah hidup...
dan kupikir ku telah bernyawa...

Tetapi ternyata tidak..
ketika melihat sosok itu
hatiku tetap hancur.. galau tak karuan..
diri ini tak lagi bergerak menurut akal...
kalbuku berpendar seakan ingin meledak...

Aku kehilangan fokus...
Aku kacau...
Aku hanya "Hilang"

dan yang dapat kuperbuat...
hanya terdiam...
mengalah untuk tidak berkata apa-apa..
mencinta tanpa kata..
bahkan
kupun menangis dalam keheningan...

menangisi perihnya luka...
menangisi rapuhnya jiwa...
menangisi sakitnya hati...
menangisi cinta yang tak terucap...
dan menangisi semua....


Aku tak tahu harus bagaimana lagi bersikap terhadap...
Aku tak sanggup menbak ujung jalan buntu ini...
Aku begitu takut...

Lebih baik kubiarkan saja...
alam yang memberi isyarat...
kuserahkan seluruh jiwa mengenbara dan berkelana...
entaha kemana....mencari jawab...

Aku ikhlas atas semua...
Aku terima resika terburuk...
dan aku harus siap hadapi apapun
walau kutahu pasti jiwa raga ini akan hancur lebur
bersatu dalam kelamnya kabut kekosongan.....

30 October 2008

mendungnya langit hari ini...
sama seperti mendungnya jiwa dalam diri...

kelabu...
berkabut..
dan kelam...

bumi seakan menunggu curahan air mata surga...
seperti jiwaku menanti air mata mengalir...
melegakan dahaga akibat kehampaan dunia....

TERDIAM

"aku hanya terdiam membisa...
beku dalam kata-kata...
bibir ini rapat...
lidah ini kelu...
aku tak dapat berkata apa-apa..."

he almost know my secret which is "i love him"

aku seperti terhipnotis dan
tubuh ini beserta setiap rahasia di dalamnya seakan runtuh
ketika ia menatap lekat mataku...
aku bahkan tak sanggup menatap sorotan tajam itu lama...
karena ketika ku menatap matanya
aku tak lagi bisa berbohong...

mengapa semua ini terjadi
ketika ku sudah mulai bisa mengendapkan rasa...

i am damaged...
i am miserable...

harus kukatakan apa untuk menjawab...
tak mungkin rasanya mengungkap semua kegilaan ini...

kegilaan yang membuat pertahanan diri hancur berkeping-keping..
kegilaan karena mencintainya tanpa balas...
dan kegilaan karena tak dapat melupakannya...

aku tak sanggup mengungkap itu semua...
aku tak mampu berkata bahwa kucintainya...

biarlah cinta ini bersemayam dalam relung hatiku..
kunikmati perih nya dalam-dalam..
dan kuendapkan menjadi sebongkah cinta tak terungkap...
love this words from the novel called "Langit Penuh Daya"

_Mencintai Langit_

Tolong ajari aku mengendalikan rindu
yang meliar bagai perdu di padang hatiku,,
cinta lama yang bertahun-tahun kutebas
sepertinya selalu menolak meranggas,,
akarnya yang keras menghunjam terlalu dalam
menembus dunia kelam tempat hasratku bersemayam..

Tolong ajari aku menterjemahkan pahit
yang perih menggigit tiap mataku menatap Langit...
kemana saja kepalingkan kepala..
ia selalu ada
menyusup semesta

Kucintai birunya Langit dengan cinta paling purba....
kudamba jingga senjanya dengan rindu tanpa jeda...
sementara jarak tetap saja membentang
..panjang...
menggerus tahun tahun lengang..

Tolong ajari aku berhenti bermimpi
...kini...
sebab padang hatiku menjadi terlalu sunyi
untuk kutinggali
...sendiri...

Jemu menjamu sejoli pembunuh rindu
jarak dan waktu
berharap mereka segera menerkamku
dan mengakhiri kesia-siaan ini...

25 October 2008

i love you even without a word...

hey Mr.D...

bolehkan kuktakan bahwa
AKU MENCINTAIMU SEPENUH HATIKU...

hingga rasanya dada ini begitu sesak..
begitu sulit melupakanmu..
begitu sakit harus membunuh cinta ini...

I JUST WANNA SAY I LOVE YOU..

tetapi mengapa cintaku ini
hanya sebatas...
cinta tanpa kata dan cinta tanpa syarat...

begitu perih luka ini hingga ku tak tahu lagi bagaimana cara menutupnya...
Hati ini pilu...
luka ini dalam...

24 October 2008

HAMPA

berjalan tapi tanpa nyawa...
bernapas tapi tanpa jiwa...
bergerak tapi tanpa rasa...

Aku hidup tetapi tak merasa hidup...
tak ada asa bergantung dalam jiwa
membuat hati ini hampa...
kosong menganga dalam gelap...

tak ingin berjalan..
tak ingin bergerak dan
tak ingin merasa...

Seakan dunia runtuh pun..
aku hanya bisa menatap...
tanpa ekspresi..tanpa jiwa..

karena bahkan
ku tak lagi miliki tenaga untuk lari...

AKu ingin menghilang!!!!
Aku bingung..
mengapa sekitarku menjadi abu-abu...
mengapa aku jadi begini...
mengapa aku mau menjadi seperti ini...
mengapa aku begitu gamang menhadapi kenyataan cinta...

Padahal cinta itu jelas memang bukan untukku
tetapi mengapa hati ini masih berharap
ketika tak ada lagi harapan pasti?
cinta itu memang bukan untukku...
cintanya memang bukan aku..

Hati ini begitu lelah hingga remuk tak karuan..
tak dapat mencinta lagi...
tak ingin merasa cinta yang lain...
hatiku sudah kau remukkan...

begitu sakit dan perih
harus membunuh cinta ini dalam hati..
ketika setiap hari kita berhadapan dengan kenyataan pahit itu..

Menyaktikan..
harus menjadi palsu di hadapnya..
memasang topeng penutup luka..

AKU INGIN lARI
TAPI AKU TAK MAMPU...